Thursday, 17 June 2010

Supervisi untuk survei pengukuran LAI dan SPAD

Pada hari ini Senin,14 Juni 2010 berangkat menuju ke Indramayu dengan tim KSA,dimana disana saya untuk supervisi supersite. Yang sebelumnya melengkapi perlengkapan-perlengkapan untuk Dinas Pertanian dan Peternakan Indramayu seperti coolbox,alat tulis,meteran dan blue ice.

Tiba di Indramayu saya berkoordinasi dengan tim Dinas Pertanian dan pertanakan Indramayu Bpk Nandang untuk bertemu malamnya membicarakan dan menentukan lokasi hari esok mana yang termasuk vegetatif 2 dan selebihnya..keputusannya kami dapat yaitu mengambil daerah terjauh(Ds.simbon,Kec.Kroya) dan menanyakan perlengkapan yang kurang.
Keesokan harinya Selasa,15 Juni 2010,saya dan tim Dinas menuju lokasi Ds.Simbon,kroya yang termasuk golongan 2 dengan kode 62206 dan bertemu mantri tani Bpk.Raska.
Selama survei,saya mengajarkan penggunaan alat SPAD dan pengisian form. Dilain hal ada beberapa kondisi tanaman yang sehat dan ada beberapa yang terkena hama PBPP(Penggerek Batang Padi Putih). dapat dilihat pada Gambar PBPP.

Survei hari ketiga,pagi harinya menuju ke BB PADI,Subang untuk memberikan sampel untuk dihitung LAI(Leaf Area Index), Biomass(Basah maupun kering).Disaat itu saya memperkenalkan tim dinas Indramayu dengan Bapak Ujang(wakil dari BB PADI) utnuk dilanjutkan pemberian sampel selanjutnya.
Pada waktu yang sama,Bapak Nandang dan Bapak Hengky mengukur Golongan 3 : 66401 (Ds.Kendayakan, Terisi) ternyata ada 2 quadrat patokan bambunya terlepas setelah mereka sadari pengukuran setelah selesai dan untuk golongan 3 memiliki varietas masih masa vegetatif.

Masih ada beberapa lokasi untuk tim dinas ukur kembali yaitu 66304 (Ds. Gabuskulon, Gabuswetan), Gol 4 : 70503 (Plawangan, Bongas), 66303(Ds.Kedungdawa, Gabuswetan), 66204 (ds. Sidodadi, Haurgeulis),untuk 70504 (Ds.Soge, Kandanghaur) sudah masa panen.

Link Album:
Album Supervisi Indramayu LAI dan SPAD

Pelatihan Pemrograman IDL (Interactive Data Language)

Bidang Pemodelan PTISDA bekerjasama dengan Pusbindiklat BPPT mengadakan pelatihan pemgrograman dengan menggunakan IDL pada hari Rabu, 16 Juni 2010 bertempat di Ruang Pelatihan Pusbindiklat Gedung BPPT I lantai 13 dengan pengajar Ir. Sidik Mulyono, MEng. Pelatihan IDL kali ini lebih ditujukan untuk keperluan program Hyperspectral untuk pertanian.

Pelatihan dihadiri oleh 16 orang peserta berasal dari beberapa unit di BPPT. Peserta terlihat sangat antusias dengan materi yang diajarkan. Terlebih lagi pengajar dan fasilitas di Pusbindiklat yang sangat mendukung menjadikan pelatihan berlangsung lancar karena peserta bisa langsung mencoba sendiri apa yang diajarkan.

IDL (Interactive Data Language) adalah software ideal untuk keperluan analisis data, visualisasi, dan pengembangan aplikasi lintas platform. IDL yang pemrogramannya mirip bahasa pemrograman MATLAB tetapi memiliki keunggulan IDL yaitu IDL dapat mengintegrasikan kekuatan antara bahasa yang berorientasi array dengan analisis matematika yang kompleks dan teknik penyajian grafik. Dan IDL dapat menggunakan beberapa kombinasi bahasa pemprograman bahasa C ataupun Fortran tanpa menghilangkan fleksibilitas dan kinerja.

Wednesday, 9 June 2010

Peluncuran SIJAMPANG

Pada hari Selasa, 8 Juni 2010 peresmian peluncuran Sijampang. Sijampang merupakan sistem informasi yang melengkapi informasi cuaca ditanah air. Sijampang merupakan singkatan dari Sistem Informasi Hujan dan Genangan berbasis Keruangan. Sijampang mengkhususkan pada penyebaran informasi hujan dan genangan terkini (near real time) yang dihasilkan dari data Radar Cuaca yang terpasang di PUSPITEK Serpong,Tangerang.
Sijampang melibatkan partisipasi publik dalam bentuk informasi insitu mengenai hujan dan genangan yang terjadi melalui SMS. Selain dari radar cuaca dan informasi publik, Sijampang juga menerapkan konsep integrasi dara melalui internet,dimana data dari berbagai sumber dapat disatukan dan dijadikan informasi yang lebih komprehensif.

Sosialisasi aplikasi dan teknologi yang digunakan Sijampang dilakukan melalui beberapa kegiatan antara lain melalui blog,milis yang terkait dengan pemangku kepentingan,dan juga melalui kunjungan ke sekolah. Khusus mengenai kunjungan ke sekolah(Sijampang goes to school) dari tingkat dasar hingga menengah agar menambah wawasan mengenai teknologi terapan dan kondisi lingkungan yang terjadi didaerahnya.


Sijampang dapat diakses melalui :
Peta Hujan terkini : http://neonet.bppt.go.id/sijampang
Info Hujan terkini : http://twitter.com/infohujan
Blog kegiatan : http://sijampang.wordpress.com
Facebook : http://bit.ly/fbsijampang.

Saturday, 1 May 2010

Survey pengukuran LAI dan SPAD di Kab. Indramayu April- Mei 2010

Pengukuran LAI dan SPAD di Kab. Indramayu dilakukan sebanyak 4 kali survei dimana waktu pengambilan data disesuaikan dengan jadwal lintasan satelit ASTER di lokasi Indramayu, yaitu pada: 28 April, 30 Mei, 1 Juli dan 2 Agustus 2010.

Tanggal 26 April, setelah makan siang tim WP 2.1 berangkat menuju Indramayu dan tiba dihotel sebelum magrib daerah Losarang.Setelah maghrib kami mencari kekosongan perut didaerah kota indramayu dengan pedesan entog yang peudes,eh ternyata malah masuk ke ayam penyet tidak jauh dari entog pedesan tersebut karena telah berganti nama.Lumayan tahu dan tempenya uenak tenan plus empuk...

Saat itu juga tim kami janjian dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Indramayu membicarakan lokasi pengamatan dan dilakukan di 5 segmen, 7 quadrat per segmen, 3 sample point per quadrat dengan jarak 15-30 m, dan 3 rumpun per sample point. Adapun lokasi pengamatan Gol 1 : 66303(Ds.Kedungdawa, Gabuswetan), 66204 (ds. Sidodadi, Haurgeulis) dilakukan 2x lokasi. Untuk Gol 2 : 66304 (Ds. Gabuskulon, Gabuswetan), 62206 (Ds.Sumbon, Kroya), Gol 3 : 66401 (Ds.Kendayakan, Terisi), 66301 (Sukamelang, Kroya), Gol 4 : 70503 (Plawangan, Bongas), 70504 (Ds.Soge, Kandanghaur) salah satu tersebut.[Gambar golongan]

Dihari kedua diawali dengan melatih Dinas Pertanian dan Peternakan Indramayu menggunakan Soil and plant analysis development (SPAD) dan mencoba daun-daun disekitar hotel dengan cara kalibrasi dan cara pengambilan sampel daun [Gambar Mengukur SPAD].
Hari ini tim mengukur segmen 70504 dan timpun dibagi menjadi 3 grup dengan 2 orang per grupnya agar proses pengukuran lebih cepat dengan mengukur skema lapangan supersite setiap grup.[Gambar menyebrang sawah]
Setiba dihotel tim kami dikunjungi oleh tim KSA1,lalu kamipun berbincang-bincang.

Dihari ketiga pada tanggal 28 April pagi harinya sekitar jam 7 kami pergi ke BB PADI membawa 15 sampel rumpun untuk diukur LAI dan bertemu Bapak Rizal dan Ujang(Pengukur). Setelah itu kami melanjutkan survei dengan mengukur 2 golongan sekaligus yaitu golongan 2 mengambil data segmen 62206 (Ds.Sumbon, Kroya) pada pagi sampai siang harinya,golongan 3 mengambil data 66401 sampai sore harinya. Dari Dinas Pertanian dan Peternakan Indramayu ada perubahan personil Ibu Popi digantikan dengan Bapak Jeki. Surveipun sudah selesai hari ketiga, kamipun mendapat lokasi makan malam 2,5km dari hotel dengan mencatatnya diGPS.

Dihari keempat, tim kami mengukur golongan 1 dengan berubah personil 1 tim BPPT dengan 1 tim Dinas Indramayu untuk dilatih lebih tepat. Hari ini tim mengukur segmen 66204 (ds. Sidodadi, Haurgeulis) dengan masa tillering sampai sore harinya.

Keesokan harinya tepatnya hari jumat,pada pagi harinya saya dan Bpk Arief D. ke BB PADI untuk membawa 12 sampel rumpun dan mendapatkan hasil LAI yang kemarin,dan melanjutkan kelokasi Dinas Indramayu kami Dinas Pertanian dan Peternakan Indramayu kamipun diskusi dengan Ibu Popi dari Dinas Pertanian dan Peternakan Indramayu.Dan siangnya untuk survei golongan 1 dengan segmen 66303(Ds.Kedungdawa, Gabuswetan)

foto dapat dilihat di :
Album Survei Indramayu



Thursday, 22 April 2010

Penginderaan Jauh untuk memetakan Sebaran Budidaya Rumput Laut di Kabupaten Parigi Moutong

Kegiatan penelitian penerapan teknologi penginderaan jauh untuk memetakan penyebaran budidaya rumput laut komoditi ekonomis merupakan riset terapan untuk membantu mengidentifikasi lokasi budidaya rumput laut. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji lokasi yang sesuai dan berpotensi baik untuk pengembangan budidaya dan ditanami rumput laut dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh yaitu menggunakan citra satelit dan validasi langsung ke daerah rumput laut melalui survey lapangan.
Kegiatan dilaksanakan tanggal 17 - 22 Mei 2010. Dengan tim pertama 17-18 Mei 2010 sebagai pre survey,dan 19-22 Mei 2010 untuk survei rumput laut.
Bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Parigi Moutong – Provinsi Sulawesi Tengah.
Penulis,
Model

Friday, 9 April 2010

Spectrometer dan Program SRISOFT

Tahun ini Tim Modelling akan melakukan 4 pupuk berbeda yaitu 0,100,250 dan 350Kg dengan varietas 3 untuk sementara yaitu : IR64,Impari10 dan Hipa5 dengan 3 kali ulangan. Lokasi ini telah juga dikunjungi dua tahun lalu saat tim melakukan pengukuran dengan alat spectrometer HR2000+ tapi kali ini menggunakan alat dari kerjasama Bakosurtanal dan alat dari Jepang. Dan sasaran berikut dari alat ini dapat hasil yang optimal.

Tahun lalu, 2009, pengukuran spektral padi dilakukan untuk satu varietas yaitu varietas Ciherang(Cg),Cilamaya(Cl),IR-64(Is),IR-42(If),Sintanur(Sn),dan Ketan Lusi(Kt) pada tiga stadia (vegetative, generative dan ripening). Akhir dari pengukuran ini didapatkan prediksi data level dari 0.0 s/d 2.0 yang diprogram oleh Tim Modelling dinamakan "SRISOFT".
Gambar SRISOFT

Dimana prediksi data level
Data level 0.0 : berupa data text files untuk hasil pengukuran fieldspec(FS)
Data level 0.1 : berupa nilai rata-rata hasil pengukuran dari versi sebelumnya.
Data level 1.0 : berupa nilai rata-rata quadrate base yang telah diberi nama fase pertumbuhan (Vegetatif,Reproduktif,Ripening dan Total) dan list Varietas.
Data level 2.0 : berupa penklasifikasian per band dan berdasarkan fase pertumbuhan.

Dan setelah mendapatkan data level-level tersebut kemudian dimethodekan secara linier regresi,MLR,PCR dan PCA.

Tim yang bekerjasama dengan rekan-rekan yaitu dari BB-Padi Sukamandi Subang,Kementrian Pertanian dan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu dan Bakosurtanal.

Created by M.Iqbal Habibie,S.Kom,MCP

Wednesday, 7 April 2010

Gempa 7.7 SR Patahan Mentawai

Kekuatan Gempa 7.7 SR, kedalaman 31 KM (Rabu 07 April 2010, jm 05.15 WIB). Patahan Mentawai segmen Nias masih sangat aktif. Patahan tersebut masih sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup warga di Pantai Barat sumatera.

http://earthquake.usgs.gov/earthquakes/dyfi/events/us/2010utc5/us/index.html